Senin, 08 Oktober 2012
no image

Setiap orang punya mimpi....,,tentu juga anda bukan ?? Namun beranikah anda mewujudkan mimpi anda tersebut menjadi nyata atau anda ingin selamanya hanya menjadi seorang pemimpi yang selalu mengkhayal tanpa usaha apapun ? Banyak orang pesimis..,,"...ahh...,,tidak mungkin saya bisa mewujudkannya ?"...namun itu adalah kalimat yang akan membuat anda semakin lemah dan begitu lemahnya anda sehingga belum ada tindakan apapun dari anda dan anda sudah menyerah....,,,! Tidakkah anda tahu bahwa Tuhan memberi kesempatan kepada siapa saja untuk mewujudkannya karena Tuhan itu Maha Adil...nmun yang perlu diingat bahwa itu hanya kesempatan! namun untuk mewujudkannya tentu saja tetap harus berusaha dan berdoa..... Satu kalimat yang harus anda pahami yaitu " Stop Dreaming "....yang mengartikan bahwa anda tidak boleh terus berlarut dalam mimpi...........dan " Start Action " yang mengartikan bahwa anda harus beraksi dari sekarang untuk mewujudkan mimpi anda...tanpa mengulur waktu besok, bulan depan, tahun depan....tetapi lakukan dari sekarang.....karena waktu ingat bahwa waktu sangat penting.... Saya sudah berusaha bahkan mati-matian untuk menciptakan mimpi saya...tp kenapa belum terwujud ??.... itulah saya katakan bahwa setiap usaha yang anda lakukan akan memberikan manfaat baik itu bermanfaat sekarang, nanti, atau dalam waktu kedepan...! kenapa anda gagal ?? saya katakan karena anda masih belajar.....!! tentu dalam belajar pasti akan melewati berbagai kegagalan namun yang terpenting jangan menjadikan gagal menjadi hal yang membuat anda itu adalah nasib!....jadikanlah kegagalan sebagai latihan untuk terus bangkit sehingga anda akan tahu setiap kesalahan yang anda perbuat dan anda dapat terus memperbaikinya hingga anda mendapatkan poin yang besar.....! Sama seperti mempelajari sesuatu hal....,,sebagian orang yang merasa sulit mempelajarinya akan mundur dan lari dari hal tersebut namun sebagian akan mencari solusi penyelesaian mengapa dia sulit mempelajari hal tersebut dan akan berusaha untuk memahaminya.......maka suatu saat iya akan mengerti dengan apa yang dipelajarinya... Seperti saat bayi yang baru dilahirkan....,,iya akan berusaha mengenali kehidupannya....saat iya mendengar.....saat iya berusaha membuka mata dan melihat dunia......saat iya mempelajari berbahasa.....saat ini mulai berjalan...,, perlu di ketahui saat bayi belajar berjalan maka ia akan melewati berbagai tahap mulai dari merangkak...berdiri....dan berjalan dan hal tersebut dilakukannya dengan berbagai usaha hingga ia berhasil berjalan bahkan berlari.......tentu saat ia belajar maka ia akan terjatuh atau bahkan tersungkur nmun itu hanyalah sebuah proses pembelajaran.....,,seperti juga dalam kehidupan kita... Saya sudah berusaha namun tidak punya kesempatan lagi ?? Jika kesempatan masih ada maka harus dimanfaatkan sebaiknya...,,namun jika kesempatan tersebut sudah hilang dan anda telah berusaha...tentu ada kesempatan lain yang tuhan rencanakan terbaik untuk anda........,, mungkin sementara itu dulu tulisan dari saya...dan akan sya lanjutkan kembali dalam waktu kedepan......... Always Dreaming.......Stop It afterthat.....n Star Your Action From Now....!!
Senin, 01 Oktober 2012
SEJARAH PERKEMBANGAN PENTIUM

SEJARAH PERKEMBANGAN PENTIUM

Kata pentium telah dikenal dalam dunia kemputer selama hampir satu dasawarsa ini. Nama prosesor yang telah menjadi ujung tombak Intel dalam menguasai pasar prosesor PC desktop dunia ini lebih dikenal daripada arti asli dari kata Pentium yang memang dalam arti Yunani berarti 5 ( lima ), Intel memilih nama ini karena prosesor Pentium pada awalnya merupakan prosesor Intel generasi ke lima.
Berikut ini sejarah perkembangan pentium:
  1. 1993 : Intel® Pentium® Processor
Pentium pertama diluncurkan pada tahun 1993, tepatnya tanggal 22 maret 1993, intel kembali meluncurkan generasi prosesornya, Pada awalnya, prosesor ini dinamakan prosesor 80856 atau i586, namun karena Intel telah menggunakan paten penamaan i586 sehingga prosesor ini diganti menjadi Prosesor Intel Pentium I. Pentium merupakan lompatan besar dalam sejarah prosesor X86 dimana arsitektur prosesor 32-bit mengalami perubahan yang sangat besar. Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.
Dimulai dengan kecepatan 60 Mhz sampai 233 Mhz, prosesor ini telah membuat revolusi baru dalam dunia PC. Pada versi awalnya ( Pentium 60 Mhz ) prosesor ini pernah membuat heboh di kalangan dunia PC karena menurut seorang profesor, prosesor ini telah melakukan kesalahan perhitungan jika dilakukan kombinasi perhitungan perkalian dan pengakaran. Hal ini diakui oleh Intel yang lalu menarik kembali seluruh prosesor Pentium 60 Mhz sekaligus menghapus armada prosesor 60 dan 66 Mhz yang lalu diganti dengan Pentium 75 Mhz.
Di Indonesia, entah di negara lain, penulis mengamati kalau prosesor Pentium yang paling banyak dipakai adalah prosesor Pentium 133 MhzIntel membuat chipset Pentium ini mulai dari FX, HX, VX sampai yang mampu mendukung Pentium versi akhir dengan MMX, chipset TX , bentuk pengepakan prosesornya adalah Socket-7.
Pentium mengalami sedikit perubahan arsitektur seiring dengan perkembangan teknologi
dengan diperkenalkannya instruksi multimedia baru yang disebut MMX pada tahun 1994. Meskipun digemborkan oleh Intel kalau prosesor dengan kemampuan ini dapat meningkatkan pengalaman multimedia ( multimedia experience ) sampai 30-50%, tetapi pada kenyataannya kumpulan instruksi ini banyak tidak terpakai oleh para programmer multimedia ( terutama game ). Tetapi instruksi MMX ini merupakan cikal bakal dari instruksi SIMD ( Single Instruction Multiple Data ) yang sejak itu mulai dikembangkan. Instruksi 3DNow! Dari AMD sebagai contoh merupakan penyempurnaan dari instruksi MMX, demikian pula ISSE ( Internet Streaming SIMD Extension ) milik Intel sendiri.
2. 1995 : Intel® Pentium® Pro Processor
Selama pengembangannya, Intel juga membuat Pentium yang dibuat khusus untuk komputer performa tinggi, seperti server, yaitu Pentium Pro. Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
Untuk pertama kalinya Intel menyatukan L2-cache kedalam prosesornya. Tidak banyak Pentium Pro yang beredar, itu dikarenakan oleh sangat tingginya harga sebuah prosesornya dan hanya sedikit speed grades yang tersedia untuk Pentium Pro, antara 200 Mhz s/d 233 Mhz. Meski begitu arsitektur dasar Pentium Pro merupakan fondasi dari pengembangan Pentium II.
Kelemahan dari Pentium Pro ini adalah lemahnya kemampuan menjalankan program 16-bit lama, ini dikarenakan memang arsitektur awal prosesor ini diutamakan untuk aplikasi 32-bit. Tidaklah heran jika performa Pentium Pro dibawah atau setara dengan Pentium jika menjalankan aplikasi 16&32-bit seperti Windows9X. Lain ceritanya jika menggunakan prosesor ini pada Windows NT yang desain awalnya sudah benar-benar 32-bit.
3. 1997 : Intel® Pentium® II Processor
Pentium II merupakan peningkatan signifikan dari arsitektur lama Pentium. Perubahan pada struktur dan besar cache, penempatan L2-cache, serta yang mencolok cara pengepakan prosesor yang baru, PPGA ( Plastic Pin Grid Array ) yang oleh Intel dulu dianggap dapat menekan biaya produksi prosesornya. Perubahan bentuk pengepakan prosesor ini membuat para pembuat motherboard terpaksa merubah rumah prosesor dari Socket ke slot, bernama Slot-1. Dengan cara ini, prosesor ditancapkan ke slot yang tersedia, mirip dengan menancap kartu ekspansi. Chipset awal Intel ( dan masih merupakan chipset terbaik sejauh ini ) untuk Pentium II adalah i440BX untuk PC standar, serta i440LX untuk budget PC.
Penempatan cache L2 didalam prosesor tetapi bukan diintinya juga merupakan perbedaan utama PII dengan Pentium. Kalau dulu cache ditaruh di motherboard, kali ini Intel menaruh cachenya di papan sirkuit prosesornya. Hal ini dapat meningkatkan kinerja prosesor karena cachenya bekerja pada ½ clock prosesor, jadi jika prosesornya bekerja pada 350 Mhz, cachenya berarti bekerja pada 175 Mhz. Ini merupakan peningkatan berarti dari arsitektur lama yang cachenya bekerja pada clock tertentu yang diatur motherboard.Pada Pentium II juga diperbaiki performa 16-bit dari pendahulunya, Pentium Pro. Sehingga dalam menjalankan aplikasi campuran 16 & 32-bit kecepatannya dapat terdongkrak.
Besar inti Pentium II juga lebih kecil, hal ini disebabkan prosesor ini dibuat pada pemrosesan 0.25-micron. Tingkatan kecepatan Pentium II dimulai dari PII 233 Mhz sampai PII 450 Mhz. Dimana tingkat kecepatan yang paling sering ditemukan adalah antara 300-450 Mhz.
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
Pertama kalinya MMX diperkenalkan tersedia dalam dua jenis kecepatan yaitu 166 dan 200 MHz. Pada tanggal 2 juni 1997 baru tersedia Pentium MMX yang berkecepatan 233 MHz, Pentium MMx dibuat dengan pabrikan 0,35 micron dan masih menggunakan socket 7.Intel juga mengeluarkan Pentium MMX untuk versi Mobile yang dibuat dengan pabrikan 0,25 micron. Pentium MMX Mobile tersedia dalam kecepatan 166, 200, 233, 266, dan 300 MHz. MMX adalah instruksi tambahan pada prosesor yang didesain oleh Intel. MMX pertama kali digunakan pada prosesor Pentium MMX. Sampai sekarang hampir semua prosesor desktop menggunakan instruksi MMX tidak terkecuali AMD.
MMX terdiri dari 57 instruksi multimedia, prosesor yang telah menggunakan MMX dapat menangani banyak instruksi multimedia seperti digital signal processing yang dulu hanya dapat digunakan dengan bantuan graphic card atau sound card tambahan.
4. 1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor
Pada petengahan tahun 1998, Intel mempublikasikan versi terbaru dari Pentium II yang disebut Xeon, yang secara khusus dirancang untuk aplikasi-aplikasi workstation dan server berkecepatan tinggi. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.

5. 1999 : Intel Pentium Celeron Prosesor 
Pada awal 1999 Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
6. 1999 : Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
v  Pentium III ( Merced )
Dengan kode sandi pengembangan Merced, Pentium III dibuat untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada di Pentium II dan menurut penulis pribadi juga merupakan jawaban Intel dari prosesor K6-2 AMD yang memiliki instruksi khusus 3Dnow!, semenjak PII tidak memiliki instruksi-instruksi khusus seperti itu, kecuali MMX milik Intel sendiri. Di prosesor PIII yang masih diproduksi pada 0.25-micron ini, telah dilakukan perubahan yang cukup mendasar. Hal yang berubah pada PIII adalah hadirnya instruksi-instruksi ISSE milik Intel yang merupakan pengembangan dari MMX itu sendiri.
Prosesor ini menggunakan L2 cache yang masih diluar inti prosesor, meski pada tahap ini Intel sudah mulai menyadari kalau arsitektur cache ini tidaklah membantu kinerja prosesor serta teknologinya sudah dapat menyatukan, demi menjaga kompabilitas pada slot, Intel terpaksa membuat prosesor ini masih dalam bentuk slot.
v  Pentium III ( Coppermine )
Diluncurkan pada awal tahun 2000, prosesor generasi ke-2 dari PIII ini memperbaiki hampir semua kekurangan PIII generasi awal, sekalian juga memperkenalkan untuk pertama kalinya teknologi FC-PGA terbaru Intel dalam pembuatan prosesornya dan tentu saja sudah diproses pada 0.18-micron. Juga diperkenalkan FSB 133 Mhz sehingga dapat mendongkrak kinerja prosesor. Meski sebagian besar prosesornya berbentuk Socket lagi, tapi untuk beberapa speed grades masih mempertahankan bentuk Slot-1-nya untuk kompabilitas motherboard-motherboard lama.
Model Pentium III ini memiliki banyak model sampai mungkin dapat membingungkan. Terutama yang memiliki speed grades 600Mhz keatas, misalnya pada speed grade 600 Mhz ada yang 600, 600E, 600EB, ada juga yang 600B. Inisial E menunjukkan kalau FSB PIII 600Mhz itu sudah 133 Mhz, kalau inisial B-nya menunjukkan kalau bentuknya sudah FC-PGA ( PIII berbentuk Socket 370 ). Cukup memusingkan bukan untuk satu model prosesor saja ? Tetapi untuk yang diatas 800 Mhz, kebanyakan atau mungkin seluruh prosesornya pasti sudah memiliki bus FSB 133 Mhz dan sudah berbentuk Socket FC-PGA.
Pengembangan terbaru PIII generari kedua ini adalah dari sistem manajemen cachenya yang baru, disebut ATC atau Advanced Transfer Cache, yang memampukan cache yang terpasang pada PIII ini dapat mengawasi data apa yang paling sering dipakai pada aktifitas proses tertentu. Juga ditambahkan sekitar 20-30-an instruksi-instruksi multimedia baru yang oleh Intel disebut ISSE II.
PIII Coppemine berhasil menembus batas 1 Ghz dalam perlombaan Ghz yang telah ‘diadakan’ sekitar kuartal kedua tahun ini. Meski kalah dengan AMD yang telah mencapai 1 Ghz terlebih dahulu, Intel tampaknya telah banyak melakukan perubahan sana-sini agar prosesornya dapat ‘dipaksa’ untuk mencapai 1 Ghz. Prosesor PIII tertinggi saat penulisan artikel ini sudah mencapai 1.13 Ghz.
v  Pentium III ( Tualatin )
Pentium III generasi ke-3 ini dikabarkan tlah diluncurkan pada kuartal ke-1 atau 2 tahun 2001, selain akan memiliki clock yang lebih tinggi juga akan dibuat pada pemrosesan terbaru milik Intel, 0.13-micron. Satu hal yang menarik dari PIII Tualatin adalah prosesor ini mendukung penggunaan bus 200 Mhz, meski tetap mempertahankan bentuk Socket-370-nya. Tentunya ini membuat motherboard lama tidak akan dapat mendukung PIII Tualatin. Kabarnya Intel tidak akan langsung menggunakan kemampuan 200 Mhz PIII baru ini untuk menghindari persaingan langsung dengan saudaranya, Pentium 4. PIII baru ini juga akan mendukung baik SDRAM maupun DDR SDRAM. dan menurut konon critanya pentium !!! yang baru tidak dikluarkan lagi.
7. 1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
8. 2000 : Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz. Ukuran inti P4 menjadi lebih besar, sekitar 200-an mm2 , bandingkan dengan inti PIII yang cuma 150-an mm2 . Hal ini membuat prosesor P4 membutuhkan heatsink yang lebih besar dan frame pendingin yang lebih kuat juga.
9. 2001 : Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
10. 2003 : Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
11. 2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors
Pada tahun 2004 intel masih mengeluarkan versi Pentium M dengan pilihan 735/745/755. Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M.
12. 2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
13. 2005 : Intel Pentium D 820/830/840
Pada 2005 dua prosesor sekaligus muncul prosesor yang ke dua adalah Prosesor Intel Pentium D 820/830/840, Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
14. 2006 :  Intel Quad-core Xeon X3210/X3220 Prosesor
Pada tahun 2006 yang kedua Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)

15. 2007 : Intel Core 2 Quad Q6600 Prosesor
 Pada tahun 2007 Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )
no image

Universitas Tanjungpura atau disingkat sebagai UNTAN merupakan universitas negeri di kota Pontianak, Indonesia. Lokasi kampus UNTAN berada di kota Pontianak dan dengan mudah dapat dikenali dari adanya Tugu Digulis yang berada di muka kampus. Tugu Digulis ini dikenal juga sebagai Bundaran UNTAN.
Universitas Tanjungpura didirikan pada tanggal 20 Mei 1959 dengan nama Universitas Daya Nasional di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Daya Nasional sebagai sebuah universitas swasta. Pendiri lembaga tersebut merupakan tokoh-tokoh politik dan pemuka masyarakat Kalimantan Barat. Pada saat berdiri universitas ini memiliki dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Tata Niaga. Para tenaga pengajar pada masa-masa tersebut adalah para sarjana dan sarjana muda yang terdapat di daerah Kalimantan Barat.
Status UNTAN berubah menjadi universitas negeri berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 53 Tahun 1963 Tanggal 16 Mei 1963. Namun tanggal peringatan penetapan status universitas negeri ditetapkan 20 Mei 1963 dengan nama Universitas Negeri Pontianak dan ditandai pula dengan dibukanya dua fakultas baru yaitu Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik serta perubahan nama Fakultas Tata Niaga menjadi Fakultas Ekonomi.
Sejalan dengan situasi politik RI tahun 1965, nama universitas diubah menjadi Universitas Dwikora (berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 278 Tahun 1965 tanggal 14 September 1965), sekaligus menandai pembukaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol).
Akhirnya nama Universitas Dwikora berganti lagi menjadi Universitas Tanjungpura (UNTAN), berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 171 Tahun 1967. Nama Universitas Tanjungpura ini berasal dari nama Kerajaan Tanjungpura. Hingga saat ini, UNTAN memiliki sembilan Fakultas dengan jenjang pendidikan hingga Strata Dua (S2).

1 Fakultas
•   
1.    Fakultas Ekonomi
2.    Fakultas Pertanian
3.    Fakultas Teknik
4.    Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
5.     Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
6.     Fakultas Kehutanan
7.    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
8.     Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
9.     Pranala luar


Fakultas Ekonomi
[[# Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_ekonomi]]
1.    Manajemen
2.    Akuntansi
Fakultas Pertanian
1.    Manajemen Agribisnis
2.    Agroteknologi
3.    Sosial Ekonomi Pertanian
4.    Budidaya Tanaman Perkebunan
Fakultas Teknik
1.    Teknik Elektro
2.    Teknik Informatika
3.    Teknik Industri
4.    Teknik Sipil
5.    Teknik Arsitektur
6.    Teknik Lingkungan
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
1.    Ilmu Administrasi
2.    Ilmu Sosiologi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
1.    Ilmu Pendidikan
2.    Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
3.    Pendidikan Matematika dan IPA
4.    Pendidikan Bahasa Inggris
5.    Pendidikan Dasar
6.    Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Fakultas Kehutanan
1.    Manajemen Hutan
2.    Teknologi Hasil Hutan
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
1.    Matematika
2.    Fisika
3.    Kimia
4.    Biologi
5.    Sistem Komputer
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
1.    Pendidikan Dokter
2.    Farmasi
3.    Keperawatan

Selasa, 25 September 2012
no image

Universitas Tanjungpura atau disingkat sebagai UNTAN merupakan universitas negeri di kota Pontianak, Indonesia. Lokasi kampus UNTAN berada di kota Pontianak dan dengan mudah dapat dikenali dari adanya Tugu Digulis yang berada di muka kampus. Tugu Digulis ini dikenal juga sebagai Bundaran UNTAN.
Universitas Tanjungpura didirikan pada tanggal 20 Mei 1959 dengan nama Universitas Daya Nasional di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Daya Nasional sebagai sebuah universitas swasta. Pendiri lembaga tersebut merupakan tokoh-tokoh politik dan pemuka masyarakat Kalimantan Barat. Pada saat berdiri universitas ini memiliki dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Tata Niaga. Para tenaga pengajar pada masa-masa tersebut adalah para sarjana dan sarjana muda yang terdapat di daerah Kalimantan Barat.
Status UNTAN berubah menjadi universitas negeri berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 53 Tahun 1963 Tanggal 16 Mei 1963. Namun tanggal peringatan penetapan status universitas negeri ditetapkan 20 Mei 1963 dengan nama Universitas Negeri Pontianak dan ditandai pula dengan dibukanya dua fakultas baru yaitu Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik serta perubahan nama Fakultas Tata Niaga menjadi Fakultas Ekonomi.
Sejalan dengan situasi politik RI tahun 1965, nama universitas diubah menjadi Universitas Dwikora (berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 278 Tahun 1965 tanggal 14 September 1965), sekaligus menandai pembukaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol).
Akhirnya nama Universitas Dwikora berganti lagi menjadi Universitas Tanjungpura (UNTAN), berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 171 Tahun 1967. Nama Universitas Tanjungpura ini berasal dari nama Kerajaan Tanjungpura. Hingga saat ini, UNTAN memiliki sembilan Fakultas dengan jenjang pendidikan hingga Strata Dua (S2).

1 Fakultas Ekonomi
2 Fakultas Pertanian
3 Fakultas Teknik
4 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
5 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
6 Fakultas Kehutanan
7 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
8 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
9 Pranala luar

1. Fakultas Ekonomi
Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_ekonomi]]
  • Manajemen
  • Akuntansi

2. Fakultas Pertanian
  • Manajemen Agribisnis
  • Agroteknologi
  • Sosial Ekonomi Pertanian
  • Budidaya Tanaman Perkebunan
3. Fakultas Teknik
  • Teknik Elektro
  • Teknik Informatika
  • Teknik Industri
  • Teknik Sipil
  • Teknik Arsitektur
  • Teknik Lingkungan
4. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
  • Ilmu Administrasi
  • Ilmu Sosiologi
5. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  • Ilmu Pendidikan
  • Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
  • Pendidikan Matematika dan IPA
  • Pendidikan Bahasa Inggris
  • Pendidikan Dasar
  • Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
6. Fakultas Kehutanan
  • Manajemen Hutan
  • Teknologi Hasil Hutan
7. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Matematika
  • Fisika
  • Kimia
  • Biologi
  • Sistem Komputer
8. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
  • Pendidikan Dokter
  • Farmasi
  • Keperawatan

Pranala luar
Senin, 24 September 2012
no image


ANALISA PENYEBAB TERJADINYA KONFLIK HORIZONTAL DIKALIMANTAN BARAT Maria LamriaLATAR BELAKANG
Mengingat begitu beragamnya latar belakang dan tingkat sosial masyarakat, maka persoalanhak dan kewajiban senantiasa muncul menjadi konflik sosial yang berkepanjangan dan terjadidi berbagai daerah. Konflik yang menggunakan simbol etnis, agama dan ras muncul yangmengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan harta bagi pihak yang bertikai. Hal ini terjadi jikadalam hubungan tersebut terjadinya suatu kesenjangan status sosial, kurang meratanyakemakmuran serta kekuasaan yang tidak seimbang. Kepentingan dan keinginan-keinginanyang tidak lagi harmonis akan membawa masalah dalam hubungan antara individu ataukelompok yang satu dengan yang lainnya.Kerusuhan dan pertikaian yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia menunjukkan antaralain kurangnya kemampuan pemerintah dalam mengatasi penyebab terjadinya konflik sosialantar masyarakat. Konflik muncul dengan menggunakan simbol-simbol etnis, agama, dan ras.Hal ini kemungkinan terjadi akibat adanya akumulasi "tekanan" secara mental, spiritual, politik sosial, budaya dan ekonomi yang dirasakan oleh sebagian masyarakat. Seperti halnyakonflik antar etnis yang terjadi di Kalimantan Barat, kesenjangan perlakuan aparat birokrasidan aparat hukum terhadap Suku Asli Dayak dan Suku Madura menimbulkan kekecewaanyang mendalam yang meledak dalam bentuk konflik-konflik horizontal. Masyarakat Dayak yang termarjinalisasi semakin terpinggirkan oleh kebijakan-kebijakan yang diskriminatif yang mengeksploitasi kekayaan alam mereka. Sementara penegakan hukum terhadap salahsatu kelompok tidak berjalan sebagaimana mestinya.
TUJUAN PENELITIAN
Dari penelitian diharapkan dapat diketahui apa penyebab dan upaya penanganan yangdilakukan oleh pemerintah dan masyarakat terhadap konflik yang terjadi, sehingga dapattercipta kedamaian bagi masyarakat di daerah Kalimantan Barat.
METODOLOGI PENELITIAN
Kamis, 20 September 2012
no image
Senin, 17 September 2012
no image

Cara cepat memisahkan gambar dari background ada banyak cara. Disini saya akan menjelaskan cara yang menurut saya paling mudah... Namun kelemahan cara ini sulit diterapkan pada background yang bergradien...

Langkah - langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Siapkan gambar yang akan di edit sebagai contoh saya akan menggunakan gambar











2. Buka gambar tersebut dengan program photoshop, disini saya menggunakan photoshop 7, namun bagi anda yang sudah menggunakan Photoshop CS caranya sama saja yaitu:
[klik kanan] gambar > open with "pilih" Photoshop atau
Start > All Program > Photoshop 7 > Open > cari gambar yang diinginkan
3. Pada Toolbox yang terdapat di sebelah kiri kamu cari icon yang mirip gambar penghapus



Setelah itu [klik kanan] icon tersebut dan pilih

Magic Eraser Tool

4. Jika kalian mendownload gambar dari sini maka gambar yang akan diedit adalah seperti ini :

Gambar Logo UNAIR dengan Background putih

5. Pada sisi - sisinya tinggal [klik kiri] aja, hehehe...

Klik pada bagian yang ditunjuk tanda panah

6. Dan Hasilnya adalah seperti ini

Logo Unair Tanpa Background

Kegunaan:
Dengan menghilangkan Background maka jika anda ingin menggabungkan 2 gambar, gambar tersebut dapat menyatu tanpa terhalang Background tersebut.

Terima kasih ... Semoga bermanfaat...

About Us

Total Pageviews (01/03/2012)

Join My Network

About Me

Diberdayakan oleh Blogger.

Ads 468x60px

Followers

Featured Posts